Sabtu, 06 Oktober 2018

Dapatkan Pembelian Terbaik Anda dengan Mengenali Perbedaan Air Conditioner dan Air Cooler


Fenomena pemanasan global atau global warming memang semakin hari semaki terasa. Dari sinilah kemudian bermunculan produk pendingin ruangan untuk mengatasi efek dari pemanasan global tersebut. Dengan menggunakan beragam perangkat pendingin ruangan, maka memang suhu panas akan bisa diminimalisir. Dua diantara produk pendingin ruangan yang paling diminati oleh masyarakat sendiri adalah Air Conditioner (AC) serta air cooler. Populernya kedua produk ini sendiri nampak pada munculnya pertentangan air cooler vs air conditioner yang dihadirkan oleh beberapa pihak. Lalu dari kedua produk ini manakah yang tepat untuk dibeli? Untuk menjawab pertanyaan ini tentu Anda harus mengetahui mana yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari sini cobalah memulai dengan memahami perbedaan antara air cooler dan air conditioner.

Untuk mengetahui dan memahami bedanya air cooler dan air conditioner maka ada beberapa hal yang harus dijabarkan. Hal pertama adalah kita harus menelusuri kelebihan dan kekurangan masing-masing produk. Berikutnya, kita harus mengetahui prinsip atau cara kerja dari air conditioner dan air cooler. Mari kita mulai dengan membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing produk.

Produk pertama yang kita jabarkan kelebihan dan kekurangannya adalah air cooler. Produk yang sudah mulai banyak diminati masyarakat ini memiliki beberapa kelebihan seperti :

  •     Harga belinya dibanderol lebih murah dibanding air conditioner.
  •     Tidak perlu khawatir soal pemakaian listriknya karena lebih hemat.
  •     Perawatannya pun juga murah karena tak memerlukan jasa service orang lain.
  •     Gampang untuk dipindah-pindahkan jika diinginkan.
Sementara itu untuk kekurangan dari air cooler antara lain :

  •     Tidak menghasilkan dingin sebaik air conditoner.
  •     Untuk mendinginkan ruangan membutuhkan waktu yang agak lama.
  •     Mempunyai ketergantungan pada debit air dingin pada tangki, karena jika sudah habis harus diisi ulang.
  •     Agar tak memunculkan penyakit, mengharuskan Anda meletakkan di ruangan terbuka dengan sirkulasi yang baik.

Setelah memahami kelebihan dan kekurangan air cooler, mari melanjutkan pembahasan menuju kelebihan dan kekurangan air conditioner. Kelebihan air conditioner antara lain :

  •     Sangat cepat untuk menurunkan temperatur atau mendinginkan ruangan.
  •     Dinginnya sangat terasa dibanding produk sejenis.
  •     Tidak memiliki ketergantungan pada persediaan air dingin seperti pada produk air cooler.
  •     Bisa di tempatkan di ruang yang memiliki sirkulasi udara tidak baik sekalipun tanpa menimbulkan efek buruk kelembaban.
Walau sudah menjadi produk yang banyak dibeli masyarakat, air conditioner juga memiliki kekurangan. Setidaknya ada empat kekurangan dari air conditioner ini, yaitu :

  •     Harganya terlampau mahal dibanding produk sejenis.
  •     Konsumsi listrik besar hingga 500 watt sehingga membuat tagihan listrik makin besar.
  •     Karena tidak bisa dirawat sendiri, maka Anda harus memanggil ahli jasa service AC untuk membersihkan dan merawatnya.
  •     Tidak mudah untuk dipindah-pindahkan setelah dipasang permanen.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing produk, mari kita lanjutkan pembahasan ini dengan menjelaskan cara kerjanya. Kita mulai saja dari cara kerja air cooler yang mengandalkan air dingin atau es pada tangki. Keberadaan air dingin di tangki pada perangkat air cooler ini memang sangat krusial. Sebab, dari air dingin inilah air cooler mampu merubah udara panas menjadi dingin dengan meningkatkan kelembabannya. Jadi oleh air cooler, air dingin di tangki akan diubah menjadi uap untuk kemudian dihembuskan ke ruangan hingga meningkat kelembaban udaranya serta terasa kesejukannya.

Cara kerja dari air conditioner sendiri terbilang lebih rumit. Pasalnya, untuk mendinginkan udara yang telah diserap oleh kipas, dibutuhkan senyawa pada kumparan seperti klorofluorkarbon (CFC), hidroklorofluorkarbon (HCFC), dan perfluorokarbon (FC). Proses pengubahan udara ini sendiri melalui tahap konversi dalam wujud proses konsensasi. Selelah udara dingin diperoleh maka air connditioner pun akan meneruskan atau menghembuskannya ke ruangan hingga temperatur udaranya menurun dan terasa dingin.

Demikianlah beberapa informasi mengenai perbedaan air cooler dan air conditioner. Dengan memahami perbedaan AC dan air cooler maka Anda akan lebih bijak saat akan melakukan pembelian. Selain itu, dengan informasi ini Anda akan mendapatkan produk perangkat pendingin ruangan terbaik sesuai kebutuhan.


EmoticonEmoticon